kenapa kulit bayi merah

Kenapa Kulit Bayi Merah? 6 Hal Ini Penyebabnya, Wajib Tahu!

Posted by Fahmi LTSW


Kulit bayi yang tampak merah sering kali membuat orang tua merasa khawatir. Apalagi jika kemerahan tersebut disertai dengan tangisan terus-menerus, bayi menjadi rewel, atau terlihat tidak nyaman. Pada dasarnya, kulit bayi memang jauh lebih sensitif dibandingkan kulit orang dewasa, sehingga lebih mudah bereaksi terhadap berbagai faktor, baik dari lingkungan maupun dari dalam tubuhnya sendiri.

Lalu, kenapa kulit bayi merah? Kondisi ini bisa disebabkan oleh hal yang ringan dan umum terjadi, namun dalam beberapa kasus juga bisa menandakan masalah kesehatan yang perlu perhatian khusus. Agar orang tua tidak panik berlebihan, penting untuk memahami penyebabnya serta cara penanganan yang tepat.

kenapa kulit bayi merah


Iritasi Kulit

Salah satu penyebab paling umum kulit bayi menjadi merah adalah iritasi kulit. Kulit bayi masih sangat tipis dan lembut, sehingga mudah bereaksi terhadap gesekan atau zat tertentu. Beberapa pemicu iritasi antara lain:

  • Deterjen pakaian yang terlalu keras
  • Pakaian dengan bahan kasar
  • Sabun atau produk perawatan bayi yang mengandung pewangi dan bahan kimia
  • Gesekan berulang pada area tertentu

Iritasi biasanya ditandai dengan kemerahan ringan hingga sedang, kadang disertai kulit kering atau bersisik. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan bisa membaik dengan menghindari pemicunya.


Ruam Popok

Ruam popok merupakan alasan paling sering kenapa kulit bayi merah, terutama pada area bokong, paha, dan selangkangan. Ruam ini terjadi akibat paparan urin dan feses yang terlalu lama, sehingga membuat area popok menjadi lembap dan hangat.

Lingkungan lembap tersebut menjadi tempat ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang. Ruam popok biasanya tampak sebagai kemerahan yang menyebar, kadang disertai bintik-bintik kecil dan rasa perih, sehingga bayi menjadi rewel saat popok diganti.


Biang Keringat

Pada cuaca panas atau saat bayi berkeringat berlebihan, biang keringat sangat mudah muncul. Kondisi ini terjadi karena saluran keringat tersumbat, sehingga keringat terperangkap di bawah kulit.

Biang keringat biasanya muncul di area lipatan kulit seperti leher, ketiak, punggung, dan paha. Tanda-tandanya berupa bintik-bintik kecil kemerahan yang terkadang terasa gatal dan membuat bayi tidak nyaman.


Reaksi Alergi

Kulit bayi merah juga bisa menjadi tanda reaksi alergi. Alergi dapat dipicu oleh berbagai hal, seperti:

  • Makanan tertentu (pada bayi yang sudah MPASI)
  • Susu formula
  • Produk perawatan kulit
  • Bahan pakaian tertentu

Reaksi alergi pada kulit biasanya ditandai dengan kemerahan, ruam, atau bentol-bentol. Pada beberapa kasus, alergi juga disertai gejala lain seperti gatal berlebihan, muntah, atau diare.


Eksim (Dermatitis Atopik)

Eksim sering dialami oleh bayi yang memiliki riwayat alergi atau faktor keturunan. Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi kering, merah, dan terasa sangat gatal. Jika digaruk, kulit bisa menjadi luka dan berisiko infeksi.

Eksim biasanya muncul di pipi, lipatan siku, belakang lutut, atau leher. Kondisi ini cenderung berlangsung lama dan bisa kambuh jika tidak dirawat dengan baik.


Perubahan Suhu

Perubahan suhu yang ekstrem, baik dari dingin ke panas atau sebaliknya, juga dapat menyebabkan kulit bayi menjadi merah. Misalnya, saat bayi keluar dari ruangan ber-AC ke udara panas, pembuluh darah di kulit bisa melebar sehingga tampak kemerahan.

Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan akan membaik setelah tubuh bayi menyesuaikan diri dengan suhu lingkungan.


Cara Mengatasi Kulit Bayi Merah

Untuk membantu mengurangi dan mencegah kulit bayi menjadi merah, orang tua dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  1. Gunakan produk yang aman untuk kulit bayi, bebas alkohol dan pewangi
  2. Jaga kebersihan dan kelembapan kulit dengan rutin memandikan bayi dan mengoleskan pelembap khusus bayi
  3. Ganti popok secara rutin agar kulit tidak lembap terlalu lama
  4. Hindari bahan pakaian yang kasar dan pilih bahan katun yang menyerap keringat
  5. Gunakan krim atau salep pereda kemerahan sesuai anjuran dokter
  6. Mandikan bayi dengan air hangat, bukan air panas


Kesimpulan

Pada umumnya, kulit bayi merah disebabkan oleh hal-hal yang cukup umum, seperti iritasi kulit, ruam popok, biang keringat, reaksi alergi, eksim, hingga perubahan suhu. Sebagian besar kondisi ini tidak berbahaya dan dapat diatasi dengan perawatan yang tepat di rumah.

Namun, jika kemerahan pada kulit bayi semakin parah, tidak kunjung membaik, disertai demam, pembengkakan, luka bernanah, atau bayi tampak sangat kesakitan, sebaiknya segera konsultasikan ke Littlethingshecare untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat dan profesional.

Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, orang tua dapat lebih tenang dan sigap dalam merawat kesehatan kulit si kecil.

Baca Juga
0 Semua Artikel 10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Hamil Anak Pertama September 4, 2025 9:35 AM
0 Semua Artikel 3 Macam-Macam Anting Emas Simple October 7, 2025 2:00 PM
Kembali ke blog

Tulis komentar